BERITA

Kontak

Alamat :

Jl. Pendidikan No. 5 A Desa Pasar Lembu Kecamatan Air Joman

Telepon :

081361373522 - 082366875085

Email :

masaw49paslem@gmail.com

Website :

alwashliyah49paslem.sch.id

Media Sosial :


Luar Biasa ! Diklat Sistem Penilaian

alwashliyah49paslem.sch.id -TIM WEB Kata kunci kemajuan pendidikan adalah kualitas gurunya karena guru terbaik akan melahirkan peserta didik yang hebat dan dahsyat. Selanjutnya kualitas sekolah ditentukan pula  oleh kualitas gurunya. Berdasarkan pandangan tersebut Madrasah MAS Al-Washliyah 49 Pasar Lembu mengadakan “Diklat Sistem Penilaian” kepada seluruh tenaga pendidik (Guru) mulai tanggal 4-5 Juni 2021 di ruang belajar MAS Al-Washliyah 49 Pasar Lembu.

Diklat sistem penilaian ini dirangkai dengan  tema “ Melalui diklat sistem penilaian kita tingkatkan pelayanan KBM (kegiatan belajar mengajar)  yang berkualitas bagi peserta didik  menuju Madrasah hebat dan bermartabat”.

Selaku Kepala Madrasah MAS Al-Washliyah 49 Pasar Lembu H. Adlan LBS, M.Pd menyampaikan bahwa selaku tenaga pendidik kita tidak hanya memberikan pembelajaran pada siswa, namun sebagai tenaga pendidik kita juga perlu menambah pengetahuan dan pembelajaran. Melalui diklat sistem penilaian diharapkan tenaga pendidik akan lebih mampu memberikan kualitas terbaik dalam mendidik peserta didik serta memahami penilaian yang akan diterapkan pada peserta didik nantinya.

Karena besarnya harapan dalam diklat tersebut, Kepala Madrasah langsung mengundang Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Asahan Bapak H. Jamaluddin, M.M.Pd  dengan menyampaikan materi “Strategi dan Penguatan Madrasah Hebat dan Bermartabat”. Selanjutnya mengundang Wakil Ketua MP Al-Washliyah Kabupaten Asahan Bapak  Drs.Samsuddin, M.Pd dengan materi “Kualitas Guru Tonggak Pengembang KBM yang Efektif dan Efesien”. Sementara dipuncak diklat Kepala Madrasah mengundang langsung Pakar pendidikan Bapak Drs. Awaluddin Sitorus, M.Pd untuk membimbing tenaga pendidik pada “Sistem Penilaian”

“Madrasah yang unggul mampu bersaing di dunia internasional. Untuk menjadikan Madrasah yang unggul bukan hanya dari kualitas namun kuantitas juga mempengaruhi. Selain ke 2 hal tersebut  kerja sama yang baik antara warga Madrasah adalah faktor inti dari Madrasah.” Ujar Bapak Kasi Penmad.

Menurut Bapak H. Jamaluddin, M.M.Pd Ada 14 upaya untuk menuju Madrasah yang unggul 1. Adanya target Madrasah, 2. Kualitas Tim, 3. Adanya pengukuran kualitas, 4. Pembiayaan harus berkualitas, 5. Kerja Tim, 6. Evaluasi kerja, 7. Tanggung jawab Tim, 8. Adanya supervisi, 9. Apapun tujuan yang dibuat tidak mendatangkan masalah dikedepan hari, 10. Pengaturan sistem pekerjaan perangkat Madrasah 11. Menetapkan pada tujuan yang akan dicapai 12. Pengakuan 13. Bermutu dengan diawasi 14.Laksanakan terus menerus.

“Tenaga pendidik harus memiliki 4 kompetensi  yaitu 1. Kompetensi Profesional, 2. Kompetensi Paedagogik, 3. Kompetensi Sosial dan 4. Kompetensi Kepribadian.  Selain itu pula selaku tenaga pendidik harus mampu memahami semua peserta didiknya. Jadilah tenaga pendidik yang mampu mengoptimalkan kompetensi yang dimiliki setiap peserta didik.” Jelas Drs.Samsuddin, M.Pd.

Hari terakhir diklat, di awal pembinaan Pakar pendidikan Bapak Drs. Awaluddin Sitorus, M.Pd menekankan “Jadilah Guru yang berhati Guru”. Maksudnya adalah jadilah tenaga pendidik yang benar-benar ikhlas serta ridho dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Karena pekerjaan mulia yang membuat ibadah mengalir tanpa kita sadari adalah peran menjadi Guru.

Dalam sistem penilaian Bapak Drs. Awaluddin Sitorus, M.Pd mengatakan panjang pendeknya sebuah soal tidak menentukan kadar atau level soal tersebut HOTS. Level soal diukur berdasarkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai bukan tergantung sulit dan panjang soal yang diberikan. Soal HOTS hanya menginginkan peserta didik terbiasa bernalar tinggat tinggi. Untuk itu jangan terapkan proses memberi pembelajaran dengan memberi tau apa yang kita anggap penting bagi kita penting pula bagi peserta didik tetapi pahamilah apa yang harus dimiliki peserta didik dari tujuan pembelajaran yang ada, kalau ada soal mudah mengapa kita berlomba-lomba sebagai Guru membuat soal yang sulit bagi peserta didik. Kata kerja oprasional yang ditentukan levelnya C1-C6  bisa saja berubah levelnya saat disesuaikan dengan isi soal yang ada. Untuk itu bijaklah dalam merangkai kata dalam membuat soal.

“Soal yang baik harus memiliki 4 aspek yaitu 1. Audients ( Siapa yang melakukan), 2. Behavior ( Apa yang dikuasai), 3. Condicition ( Kondisi/Stimulus) dan 4. Degree( Tingkat). Ujar pakar pendidikan.

Setelah memeriksa hasil pembuatan soal HOTS yang dibuat oleh tenaga pendidik, Bapak Drs. Awaluddin Sitorus, M.Pd memberikan masukan dan perbaikan apa yang kurang tepat pada butir-butir pemenuhan soal Hots tersebut . Beliau juga berpesan untuk tidak sungkan bertanya jika nanti tenaga pendidik terbentur dalam masalah pendidikan. AFA

LOKASI MADRASAH

UJIAN CBT



PENGUMUMAN HASIL UJIAN


YOUTUBE CHANNEL